Membahas Tentang Dunia Otomotif

Valentino Rossi sempat berpikir pensiun sebelum masuk podium

Valentino Rossi sempat berpikir pensiun sebelum masuk podiumWajah kuyu dan tidak semangat terpancar dari muka The Doctor. Mental sang legendaris sedang diuji karena selalu saja menghadapi masalah. Termasuk balap pertama di Jerez Spanyol yang membuatnya sempat berpikir pensiun. Kesedihan rersebut diungkapkan ayah Rossi yakni Graziano Rossi yang bersyukur Vale kembali bersemangat setelah sukses masuk podium 3. Yup….balap Jerez kedua menyelamatkan Vale dari keraguan yang menghinggapinya selama bertahun-tahun….

Baca juga : Giveaway 1 BeAT, 1000 anak muda bakal Live Instagram

Konfirmasi perihal kondisi mental Rossi ini dilontarkan jurnalis PecinoGP yakni Massimo Calandri. Menurut informasinya Setelah Valentino kembali ke podium, ayahnya, Graziano, menjelaskan bagaimana Vale sempat akan menyerah setelah balapan pertama di Spanyol. Namun kondisi berubah dengan rasa suka cita setelah pada balap kedua, The Doctor berhasil menunjukkan bahwa doi masih punya kecepatan. Tidak heran Ayah Rossi Graziano langsung memberikan ucapan selamat yang juga dibalas Vale dengan suka cita luar biasa…

Mamma mia, Vale! Aku akan menciummu sepanjang hari…” seru Graziano pada tanggal 26 jam 3 pagi. Yup…ucapan selamat dari seorang ayah ketika putranya tidak pernah sekalipun masuk podium selama satu tahun tiga bulan. Dan apa kata Rossi ?? “Terimakasih ayah…” jawab Vale. Menurut Vale, ayahnya sampai mengirim dua kali dengan pesan yang sama. ” Dia mengirim sampai dua kali untuk memastikan aku membacanya...” seru Vale sumringah. “Orang tuaku, pacarku dan orang-orang di Akademi membantuku untuk tidak menyerah” tutup Vale….

Dari informasinya Valentino mengakui bahwa dia akan mengatakan ‘Cukup’, menyerah setelah 25 musim dan sembilan gelar Kejuaraan Dunia. ” Ketika dia pulang setelah balapan Jerez pertama, aku belum pernah melihatnya begitu sedih. Dia tidak tahu harus pergi ke mana, ke arah mana? baginya tidak lagi menyenangkan. Baginya itu semua tampak tidak berguna. Dia bertanya pada dirinya sendiri: ‘Apakah semua pengorbanan dan stres ini sepadan hanya untuk meraih posisi 7 atau 8?” tukas Ayah Rossi….

Yup…..balap Jerez kedua sukses menyelamatkan Rossi. Dari sisi mental, motivasi ataupun karirnya. Passion tersebut jauh mengendor ketika mental sang legendaris mulai melemah dan tidak lagi fun akibat hasil yang selalu terpuruk. So…selamat Vale. Ototmotif harus akui sampeyan emang juozz tenan mbah. Ototmotif wae wis ngeri nggak seberani dulu kalau disuruh geber motor dan feeling juga jauh mengendur karena usia. Tapi Rossi ? malah sabet podium tiga…saluttt mbahhh

 

Next Post

Previous Post

© 2020 OTOMOTIF

Theme by Anders Norén