Membahas Tentang Dunia Otomotif

Inilah Empat Operator, Pengelola JORR I Yang Tarifnya Bakal Naik

Inilah Empat Operator, Pengelola JORR I Yang Tarifnya Bakal Naik – Seperti diketahui, tarif Tol JORR I bakal naik dalam waktu dekat. Penyesuaian tarif JORR I berkisar Rp 1.000-1.500. Mencakup akses Tanjung Priok dan Tol Pondok Aren-Ulujami.

Baca juga : TOYOTA CALYA DIGREBEK WARGA, DUA ORANG BERSERAGAM ASN PANIK, SI COWO TARIK CELANA

Ruas tol JORR I dikelola empat operator, atau Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Yakni terdiri dari, PT Jasa Marga (Ruas Ulujami-Pondok Pinang, Ruas Taman Mini-Rorotan, dan Tol Pondok Aren-Ulujami).

Kemudian PT Hutama Karya (Ruas Pondok Pinang-Taman Mini dan Akses Tanjung Priok). Berikutnya PT Marga Lingkar Jakarta (Ruas Kebon Jeruk-Ulujami), serta PT Jakarta Lingkar Baratsatu (Ruas Penjaringan-Kebon Jeruk).

Lalu apa saja perbaikan yang telah dilakukan oleh keempat BUJT tersebut guna meningkatkan keamanan, kenyamanan dan keselamatan kepada pengguna jalan tol?

Diantaranya peningkatan layanan bidang transaksi antara lain peningkatan kapasitas transaksi dengan penambahan Oblique Approach Booth (OAB)/gardu miring,”

“Penambahan fasilitas top up elektronik dan penambahan belasan unit mobile reader di Gerbang Tol (GT). Saat ini juga tengah dilakukan ujicoba implementasi Single Lane Free Flow (SLFF) atau transaksi nirsentuh di Ruas JORR,”

“Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya guna mendukung program Pemerintah untuk menuju Multi Lane Free Flow (MLFF) di tahun 2022,” terang Dwimawan Heru Santoso, Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga.

Masih menurut Heru, pada bidang layanan lalu lintas, para pengelola melakukan upaya penambahan fasilitas jalan tol, pemasangan speed camera CCTV, membangun lokasi penindakan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL).

Serta pemasangan Weigh in Motion (WIM), optimalisasi fasilitas control room dan pemasangan GPS pada kendaraan layanan lalu lintas.

Sementara dalam hal pelayanan konstruksi telah dilakukan perbaikan dan pemeliharaan fisik jalan tol secara periodik, rekonstruksi perkerasan guna meningkatkan kualitas jalan, penghijauan di sepanjang jalan tol, serta pengecatan marka dan peremajaan rambu-rambu keselamatan maupun guardrail.

“Untuk memastikan masyarakat menerima informasi dengan baik, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) secara masif melakukan sosialisasi melalui berbagai media komunikasi,”

“Bentuk sosialisasi tersebut dilakukan melalui media cetak, online, elektronik, media sosial, dan media luar ruang (spanduk & Variabel Message Sign/VMS),” lanjut Heru.

 

Next Post

Previous Post

© 2021 OTOMOTIF

Theme by Anders Norén